Senin, 15 Mei 2017

11 Daya Tarik Pura Besakih dan Akses Jalan Menuju Kesana

Daya tarik Pura Besakih info kali ini, dilengkapi dengan akses jalan menuju kesana. Juga cara mengunjungi pura terbesar di Bali ini. Dengan kendaraan pribadi atau kendaraan umum, beserta hal lain yang di anggap perlu. Sama-sama diketahui selain sebagai tempat sembayang umat Hindu tempat ini juga sebagai obyek wisata. Lokasi ini sudah terkenal sampai ke seluruh dunia.

Lokasi ini salah satu obyek wisata di Bali yang indah dari sekian banyak tempat wisata alam pegunungan.
baca juga: 7 Tempat wisata indah alam pegunungan di Kintamani.

Pura Besakih memiliki nilai sejarah tinggi karena memiliki arsitektur indah dan cara pembangunan menyatu dengan alam. Agar lebih jelas lihat berikut ini.

Daya Tarik Pura Besakih


1. Pura Terbesar di Bali
Pura Penataran Agung Besakih merupakan pura terbesar di area ini dan terbesar di wilayah Bali. Pura ini memiliki paling banyak tempat untuk sembayang. Karena paling besar maka mendapat  julukan Ibu dari Pura yang ada di Bali.

Daya Tarik Pura Besakih
Pura Besakih Bali
image source: flickr.com
2. Pusat Agama Hindu Bali
Pura Besakih adalah pusat dari seluruh pura yang terdapat di Bali. Itu artinya tempat ini merupakan tempat pusat kegiatan seluruh umat Hindu Bali. Jadi sangat menarik untuk diketahui dan layak dikunjungi

3. Sejarah Pura Besakih
Pura Besakih pertama kali dibangun oleh  Resi Markandeya. Diperkirakan dibangun tahun 163 Masehi atau disebut juga Isaka 85.  Seorang pertapa dari India yang sudah lama tinggal di Pulau Dawa atau Pulau Panjang, sekarang disebut Pulau Jawa.

Pulau Jawa dahulu menyatu dengan Pulau Bali. Awalnya Resi Markandeya bertapa di Gunung Demulung, lalu pindah ke Gunung Hyang (Diyeng, Jawa Tengah). Beliau mendapat wahyu agar membabat hutan ke wilayah Pulau Dewa, untuk dibagi ke pengikutnya.

Mulailah berangkat Resi Markandeya bersama pengikutnya. Sampai di tanah yang dituju mulai membabat hutan, tapi mendapat gangguan. Pengikut beliau banyak yang mati karena sakit atau diserang binatang buas. Pembabatan dihentikan dan kembali ke Pulau Jawa dan melakukan pertapaan kembali.

Kemudian diulang kembali oleh rombongan kedua berangkat melakukan pembabatan hutan. Tapi sebelum mulai melakukan pembabatan hutan dilakukan tapa yogi bersama rombongan. Kali ini berhasil dan hasil babatan hutan terbuka tersebut dibagi kepada para pengikut.

Di tempat mulai pembabatan itu ditanam kendi berisi air dan 5 jenis logam (emas, perak, besi, tembaga dan perunggu). Tempat itu diberi nama Basuki, mempunyai arti selamat.

Kemudian tempat itu di dirikan palinggih. Setelah itu didirikan pura, yaitu Pura Basukian. Sekarang dikenal dengan Pura Besakih.

4. Melihat Arsitek Pura
Pura di Bali dibangun berdasarkan pemahaman umat Hindu terhadap alam dan ajaran agama Hindu itu sendiri. Jadi setiap sudut bangunan ditata dan dirancang dengan baik menyesuaikan dengan ajaran Hindu.

Perancangan sudah mulai dari lokasi pembangunan. Pura juga dibangun atas konsep Tri Hita Kirana, dimana perencanaan keseimbangan antara Tuhan, manusia dan alam.

Struktur denah beserta ruangan yang ada didalamnya menyesuaikan dengan ajaran Hindu. Ukiran dan lukisan yang terdapat di seluruh bangunan sampai dengan posisi menghadap pura di rencana dengan baik. Semua bangunan tersebut mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

5. Melihat Umat Hindu dari Dekat
Pura Besakih adalah pusat agama Hindu di Bali, jadi banyak sekali umat hindu yang melakukan sembayang. Disinilah tempatnya jika ingin melihat umat Hindu Bali dari dekat. Yaitu langsung pada sumbernya.

Jika beruntung datang pada upacara besar umat Hindu. Bisa menyaksikan jalannya upacara mulai dari awal sampai akhir merupakan pengalaman tersendiri.

6. Melihat Pura Lain
Pada lokasi Pura Besakih terdapat 1 pura utama yaitu Pura Penataran Agung. Disamping itu juga bisa melihat 18 pura pendamping lain yang masih berada satu area.

Jika ingin melihat lebih banyak pura di Bali, ini ada salah satu pura unik dibangun di atas sebuah bongkahan batu karang besar di tengah laut yaitu Pura Tanah Lot

7. Melihat Pemandangan Alam nan Indah
 Pura Besakih berdiri megah di lereng Gunung Agung. Jika cuaca lagi cerah kita akan melihat suasana alam yang sangat mengagumkan. Melihat ke depan pura akan terlihat pemandangan alam yang indah. Kawasan ini mempunyai udara sejuk jadi sangat enak untuk dikunjungi.

8. Pura Besakih dengan Gunung Agung
Keberadaan Pura Besakih tidak bisa dipisahkan dengan Gunung Agung. Lokasi pembangunan tepat berada di lereng gunung ini dianggap menjadi pelataran menyembah dewa yang berada di Gunung Agung.

9. Mendaki ke Gunung Agung
Bagi yang ingin mendaki ke Gunung Agung bisa dilakukan lewat Pura Besakih. Jalur dari sini menjadi favorit pendaki karena bisa mencapai puncak.

Gunung Agung memiliki tinggi 3142 mdpl sangat keramat oleh penduduk setempat. Jadi jika ingin naik harus lebih berhati-hati dan wajib menggunakan pemandu.

10. Wisata Kuliner dan Berburu Souvenir
Di pelataran pura banyak menjual berbagai macam kuliner. Mulai dari makan khas Bali sampai dengan jajanan yang sering kita lihat. Ada juga penjual buah-buahan jika ingin mencoba.
baca juga: Makanan khas Bali paling enak dan terkenal

Ada juga yang menjual souvenir untuk oleh-oleh dibawa pulang. Tinggal pilih saja mana yang suka, semua Khas Bali. Ada syal, selendang, ikat kepala, gantungan kunci, pernak pernik dari kayu, kaos oblong dan lainnya.

11. Waktu Berkunjung Terbaik
Sebaiknya waktu berkunjung pagi hari antara jam 9 sampai jam 12 siang. Usahakan datang sebelum jam 12. Kalau datang lewat dari jam 12 besar kemungkinan kawasan Besakih berkabut. Anda tidak bisa melihat indahnya pemandangan kawasan pegunungan di sekitar pura.

Lebih baik lagi datang pada hari besar keagamaan Hindu seperti galungan, punama, tilem dan siwaratri. Bisa melihat berbagai rangkaian upacara dari umat Hindu yang datang dari pelosok Bali.

Akses Jalan Menuju Pura Besakih


Cara menuju ke Pura Besakih bisa menggunakan mobil pribadi. Mulai dari Denpasar berkendara ke arah Timur menuju Klungkung. Dari Klungkung berkendara ke arah Utara sambil melihat rambu lalulintas penunjuk arah. Setelah berkendara selama kurang lebih 2 jam dari Denpasar dan melewati jalan menanjak Anda akan sampai di Pura Besakih.

Kalau membawa mobil sendiri bisa singgah sebentar di Pura Goa Lawah ke arah Timur dari Klungkung. Jika tidak punya mobil pribadi Anda bisa menyewa berikut Tips sewa mobil di Bali

Jika ingin menggunakan kendaraan umum juga bisa dari Denpasar. Dari tempat menginap atau dari hotel di wilayah Bali pertama menuju ke Terminal Ubung. Dari sana cari mobil ke Klungkung. Dari terminal Klungkung cari angkutan menuju Pura Besakih. Angkutan disana juga disebut bemo. Bemo ini biasanya tidak sampai ke Pura Besakih, tapi sebelum mobil jalan pesan minta diantar sampai pura. Nanti sopir akan mengantar sampai pura dengan biaya tambahan.

Demikian info daya tarik dan apa saja yang bisa dilihat di Pura Besakih. Info lain, tempat wisata nomor 1 di Indonesia berada di Bali mau tahu baca disini.

Jika artikel ini berguna bagi ke teman melalui media sosial dibawah ini.

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon